Stadium General di Awal Semester Genap

Tanggal: Selasa / 02 Januari 2018
stadium-general-di-awal-semester-genap

Studium General Semester Genap 2017/2018

Yogyakarta, MANU – Pagi yang cerah langit diselimuti oleh awan tipis menghembuskan semangat untuk para siswa MA Nurul Ummah. Senin, (2/1) Awal masuk kegiatan semester genap kali ini diisi dengan studium general. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X sampai kelas XII, sebagai bentuk untuk sosialisasi pogram madrasah kepada para siswa. Para Siswa dengan antusias mengikuti meskipun sebagian temannya belum kembali ke pondok karena beberapa hal. Bapak kepala Madrasah bapak Baehaqi berpesan ; “Ingat,! Tujuan kalian jauh-jauhn ke sini hanyalah untuk mencari ilmu, jadi curahkanlah segala waktumu dan daya pikiran untuk mencari ilmu, jangan buat main-main kasihan orang tua yang sudah membiayai’.

Selanjutnya untuk materi kedisiplinan disampaikan oleh bapak Subegjo Puji Waluyo selaku wakil kepala Madrasah Bag Kesiswaan. Dengan tegas beliau menyampaikan tentang arti pentingnya menerapkan kedisiplinan. Karena disiplin adalah tolak ukur cerminan seorang siswa. Ada beberapa hal yang disampaikan beliau sebagai berikut ;

Aturan tambahan kenaikan kelas:

  1. Skor dijadikan syarat kenaikan kelas. Supaya siswa lebih hati-hati lagi dalam bertindak. Skornya adalah 75. Utk siswa yang skornya sudah
  2. mendekati angka 75. Solusi: Diberlakukan sistem flat skor, jadi semua siswa yang berskor diatas 50, dianggap skornya 50 di semester genap. Sehingga siswa akan lebih hati-hati dalam bertindak.
  3. Siswa MANU sering sekali aktif di MANU tapi tidak aktif di diniyah. Tidak menjadi masalah bila tidak naik diniyah, tapi jadi masalah bila tidak naik sekolah. Solusi: syarat kenaikan kelas ditambah, yaitu absen diniyah/jamaah/kegiatan sorogan maksimal 10%. Bila salah satu dari absen tersebut diatas 10%, maka akan dianggap tidak naik kelas.
  4. Adanya siswa yang sering tidak hadir pada guru-guru tertentu. Solusinya: siswa yang tanpa keterangan tidak hadir selama 5 kali, maka tidak naik kelas.
  5. Khusus kelas 12, bagi yang melanggar, hingga skor 75/absen kegiatan asrama lebih dari 10 %, maka diberlakukan aturan khususs, berupa sistem kerja bakti khusus sebelum menerima ijasah/surat kelulusan UN.

Setelah usai acara dilanjutkan dengan kerja bakti bersih-bersih kelas yang dipandu oleh bapak Wagiyo, agar besok sudah siap untuk pembelajaran.(wfq)