Meski Diimbau Libur Karena Covid-19, Siswa MANU Tetap Masuk seperti Biasa

Tanggal: Jumat / 20 Maret 2020
meski-diimbau-libur-karena-covid19-siswa-manu-tetap-masuk-seperti-biasa

MA Nurul Ummah tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya di tengah imbauan pemerintah untuk "belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan ibadah di rumah" karena ancaman coronavirus disease (Covid-19).

 

Virus korona jenis baru yang muncul tahun 2019 yang disebut SARS-CoV-2 ini mulai menjangkit banyak orang di Indonesia. Terhitung sejak kemarin (19/3) pukul 20:00 WIB jumlah pasien positif korona melonjak menjadi 309 orang. Sebelumnya pada Selasa (17/3) jumlah pasien positif korona telah mencapai 172 orang, bertambah 12 kasus dari Senin sore. Peningkatan yang terus terjadi membuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan perpanjangan Masa Darurat Korona yang tadinya 14 hari menjadi 91 hari berdasarkan Keputusan BNPB nomor 13 A tahun 2020.

 

MA Nurul Ummah belum mengeluarkan kebijakan untuk belajar di rumah karena beberapa pertimbangan. Pertama, mencegah siswa keluar dari lingkungan pesantren yang lebih berpotensi terkena virus korona. Sebagai sekolah yang berintegrasi dengan pesantren, semua siswa MANU tinggal di PP Nurul Ummah dan PP Nurul Ummah Putri. Apabila MANU menonaktikan KBM lalu mengganti dengan tugas, para siswa justru akan keluar dari pesantren seperti ke warnet untuk mengerjakan tugas, yang justru lebih berpotensi terkena virus korona. Dengan tetap menjalankan KBM, para siswa akan tetap berada di dalam lingkup pesantren dan di bawah pengawasan guru atau pengurus pesantren, sehingga kontak dengan lingkungan asing dapat diminimalisasi.

 

Kedua, banyak siswa yang berasal dari luar kota bahkan pulau Jawa. Beberapa pondok pesantren telah mengeluarkan kebijakan agar para santri pulang ke kampung halaman masing-masing. Akan tetapi, kebijakan tersebut malah semakin membahayakan diri santri dan keluarga di rumah. Apalagi, siswa MANU juga banyak yang berasal dari luar kota bahkan pulau Jawa. Tidak mungkin untuk menyuruh mereka pulang di tengah ancaman korona dalam perjalanan. Pondok Pesantren Nurul Ummah dan Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri juga telah menerapkan status lockdown dan mengurangi aktivitas di luar pesantren.

 

Di sisi lain, Dinas Dikpora Pemda DIY baru saja (20/3) mengeluarkan Surat Edaran tentang Pembelajaran Jarak Jauh terhitung mulai 23 Maret s.d 31 Maret 2020 bagi siswa kelas X dan XI. Bisa jadi, mulai Senin depan, tidak ada lagi KBM di MA Nurul Ummah. Mari kita tunggu informasi selanjutnya.