Bidang Kurikulum dan Pengajaran

Wakil Kepala Madrasah Bagian Kurikulum dan Pengajaran

Kurikulum MA Nurul Ummah merupakan perpaduan antara kurikulum Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kurikulum Pondok Pesantren Nurul Ummah yang disusun dengan merujuk kepada kitab-kitab standar yang mu’tabarah. Peserta didik MA Nurul Ummah bertempat tinggal di Asrama Pelajar dan mengikuti berbagai macam kajian kitab kuning. Di samping itu, peserta didik juga mengikuti program Tahsinul Quran, Tahfidzul Quran,  dan Qiroah Quran.

Mewakili tugas-tugas kepala madrasah, bila kepala madrasah berhalangan, sesuai dengan bidang kurikulum dan pengajaran.         

A.    Tanggung Jawab Wakamad Bidang Kurikulum dan Pengajaran:

  1. Merencanakan, mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan program kerja madrasah yang berkaitan dengan kurikulum dan pengajaran.
  2. Dalam menjalankan tugasnya, bertanggung jawab kepada kepala madrasah.

    B.    Uraian Pekerjaan Wakamad Bidang Kurikulum dan Pengajaran:

     
    1. Menyusun program pengajaran.
    2. Menyusun pembagian dan uraian tugas guru.
    3. Menyusun jadwal pelajaran.
    4. Menyusun penjabaran kalender pendidikan.
    5. Menyusun dan mengelola evaluasi belajar.
    6. Memeriksa administrasi wali kelas, guru, perpustakaan, administrasi laboratorium, dan administrasi guru piket/siaga, dll.
    7. Menyusun kriteria dan persyaratan naik/tidak naik kelas, lulus/tidak lulus.
    8. Mengatur pembagian laporan pendidikan (raport).
    9. Menyusun peringkat kelas/paralel setiap ulangan umum.
    10. Senantiasa meningkatkan stabilitas dan mutu pendidikan (studi banding, dll).
    11. Menyusun personalia wali kelas dan petugas guru piket/siaga.
    12. Mengkoordinir dan membina kegiatan sanggar PKG/MGMP/Media.
    13. Menyusun Guru Inti.
    14. Merencanakan, mengkoordinir, dan mengawasi PBM tambahan.
    15. Menyusun program penjurusan siswa bersama dengan BP dan wali kelas.
    16. Melakukan pemilihan siswa teladan
    17. Memeriksa dan mengusulkan calon guru teladan kepada kepala madrasah dan instansi terkait.
    18. Mengkoordinir dan membina lomba-lomba bidang akademis di kalangan guru.
    19. Membantu kepala madrasah dalam melaksanakan supervisi kelas.
    20. Membina penyusunan administrasi guru, wali kelas, dan perpustakaan.
    21. Membina, memeriksa, dan mengawasi pelaksanaan program wali kelas, guru perpustakaan, dan laboran.
    22. Membina dan memeriksa penyusunan satuan pembelajaran, daya serap siswa, deposit soal, program remedial dan pengayaan setiap guru.
    23. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh kepala madrasah.
    24. Membuat laporan triwulan dan tahunan pelaksanaan tugas kepada kepala madrasah.

 

 

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

 

  1.     Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum datam struktur kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Struktur kurikulum SMA Syubbanul Wathon meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai kelas X sampai dengan kelas XII. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran.

Struktur kurikulum SMA Syubbanul Wathon memuat kelompok mata pelajaran sebagai berikut:

  1.     Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
  2.     Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;
  3.     Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
  4.     Kelompok mata pelajaran estetika;
  5.     Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.

Pengelompokkan tersebut mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang ditetapkan pada PP No. 19 tahun 2005 pasal 7 tentang kerangka dasar dan struktur kurikulum. Masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran pada setiap mata pelajaran secara menyeluruh. Dengan demikian, cakupan dari masing-masing kelompok itu dapat diwujudkan melalui mata pelajaran yang relevan. Cakupan setiap kelompok mata pelajaran adalah sebagai berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

Tabel 2.1. CAKUPAN KELOMPOK MATA PELAJARAN

NO

KELOMPOK MATA PELAJARAN

CAKUPAN

 

Agama dan Akhlak Mulia

Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.

 

Kewarganegaraan dan Kepribadian

Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.

Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

 

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.

 

Estetika

Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.

 

Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMA dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat.

Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

 

 

 

Penyusunan Struktur kurikulum didasarkan atas standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Sekolah atas persetujuan Komite Sekolah dan memperhatikan keterbatasan sarana belajar serta minat peserta didik, menetapkan pengelolaan kelas SMA Syubbanul Wathon sebagai berikut:

1)      SMA Syubbanul Wathon menerapkan sistem klasikal. Peserta didik mengikuti pembelajaran sesuai dengan yang telah diprogramkan dalam struktur kurikulum.

2)      Waktu penyelenggaraan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan sistem kombinasi (Kelas pagi dan siang).

3)      Jumlah kelas  pada masing-masing tingkatan kelas disesuaikan dengan jumlah pendaftar yang diterima.

3)   Kelas X merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik

4)   Kelas XI dan XII merupakan program penjurusan yang terdiri atas:

-  Program Ilmu Pengetahuan Alam

-  Program Ilmu Pengetahuan Sosial

 Struktur Kurikulum Kelas X

1) Kurikulum Kelas X terdiri atas:

- 16 mata pelajaran utama

- muatan lokal terdiri dari Bahasa Jawa dan Tadris

- program pengembangan diri (Bimbingan dan Konseling dan ekstrakurikuler).

2) Sekolah tidak menambah alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.

3) Alokasi waktu satu jam  pembelajaran adalah 45 menit.

Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII

1)   Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA dan Program IPS, terdiri atas:

- 13 mata pelajaran utama

- muatan lokal Bahasa Jawa

- program pengembangan diri (Bimbingan dan Konseling dan ekstrakurikuler).

2)  Sekolah tidak menambah alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.

3)   Alokasi waktu satu jam  pembelajaran adalah 45 menit.

Tabel 2.2 Struktur Kurikulum Kelas X

Komponen

Alokasi Waktu

Semester 1

Semester 2

  1.    Mata Pelajaran

 

 

  1.       Pendidikan Agama Islam

2

2

  1.       Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

  1.       Bahasa  Indonesia

4

4

  1.       Bahasa Inggris

4

4

  1.       Matematika

4

4

  1.       Fisika

2

2

  1.       Biologi

2

2

  1.       Kimia

2

2

  1.       Sejarah

1

1

  1.   Geografi

1

1

  1.   Ekonomi

2

2

  1.   Sosiologi

2

2

  1.   Seni Budaya

2

2

  1.   Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

2

2

  1.   Teknologi Informasi dan Komunikasi

2

2

  1.   Bahasa Asing (Bahasa Arab)

2

2

  1.      Muatan Lokal

Bahasa Jawa

2

 

 

2

 

  1.    Pengembangan Diri

2*)

2*)

Jumlah

38

38

2*)  Ekuivalen 2 jam pembelajaran

Tabel 2.3. Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA

 

Komponen

Alokasi Waktu

Kelas XI

Kelas XII

Smt 1

Smt 2

Smt 1

Smt 2

  1.    Mata Pelajaran
  2.        Pendidikan Agama Islam

 

2

2

2

2

  1.        Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

2

  1.        Bahasa Indonesia

4

4

4

4

  1.        Bahasa Inggris

4

4

4

4

  1.        Matematika

4

4

4

4

  1.        Fisika

4

4

4

4

  1.        Kimia

4

4

4

4

  1.        Biologi

4

4

4

4

  1.        Sejarah

1

1

1

1

  1.     Seni Budaya

2

2

2

2

  1.     Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

2

2

2

2

  1.     Teknologi Informasi dan Komunikasi

2

2

2

2

  1.     Bahasa Asing (Bahasa Arab)

2

2

2

2

  1.        Muatan Lokal :
  2.       Bahasa Jawa

 

 

2

 

 

2

 

 

2

 

 

2

 

  1.   Pengembangan Diri

2*)

2*)

2*)

2*)

Jumlah

39

39

39

39

2*)  Ekuivalen 2 jam pembelajaran

                        Tabel 2.4. Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPS

Komponen

Alokasi Waktu

Kelas XI

Kelas XII

Smt 1

Smt 2

Smt 1

Smt 2

  1.   Mata Pelajaran
  2.       Pendidikan Agama Islam

 

2

 

2

 

2

 

2

  1.       Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

2

  1.       Bahasa Indonesia

4

4

4

4

  1.       Bahasa Inggris

4

4

4

4

  1.       Matematika

4

4

4

4

  1.       Sejarah

3

3

3

3

  1.       Geografi

3

3

3

3

  1.       Ekonomi

4

4

4

4

  1.       Sosiologi

3

3

3

3

  1.   Seni Budaya

2

2

2

2

  1.   Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

2

2

2

2

  1.   Teknologi Informasi dan Komunikasi

2

2

2

2

  1.   Bahasa Asing (Bahasa Arab)

2

2

2

2

  1.   Muatan Lokal
  2.       Bahasa Jawa

 

2

 

 

2

 

 

2

 

 

2

 

  1.   Pengembangan Diri

2*)

2*)

2*)

2*)

Jumlah

39

39

39

39

2*)Ekuivalen 2 jam pembelajaran

B.     Muatan Kurikulum

Muatan Kurikulum SMA Syubbanul Wathon meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan muatan lokal yang dikembangkan oleh sekolah serta kegiatan pengembangan diri. 

  1.   Mata Pelajaran

Mata pelajaran terdiri dari mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan sebagai berikut:

  1.          Mata Pelajaran Wajib:

Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Sejarah, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Penjaskes, Seni Budaya, dan Teknologi Informasi Komunikasi.

 

 

 

 

  1.         Mata Pelajaran Pilihan:

Bahasa Arab (pilihan mata pelajaran ini dimungkinkan dengan adanya sumber daya manusia yang memadai dan lingkungan pesantren yang menunjang program  pembelajaran tersebut) .

Pembelajaran setiap mata pelajaran dilaksanakan dalam suasana yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat antara peserta didik dan pendidik.

Metode pembelajaran diarahkan berpusat pada peserta didik. Guru sebagai fasilitator mendorong peserta didik agar mampu belajar secara aktif, baik fisik maupun mental. Selain itu, dalam pencapaian setiap kompetensi pada masing-masing mata pelajaran diberikan secara kontekstual dengan memperhatikan perkembangan kekinian dari berbagai aspek kehidupan.

  1.          Standar Kompetensi Kelulusan Mata Pelajaran

1)      Pendidikan Agama Islam

a)      Memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fungsi manusia sebagai khalifah, demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

b)      Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar melalui pemahaman terhadap sifat dan Asmaul Husna.

c)      Berperilaku terpuji seperti hasnuzzhan, taubat dan raja dan meninggalkan perilaku tercela seperti isyrof, tabzir dan fitnah.

d)     Memahami sumber hukum Islam dan hukum taklifi serta menjelaskan hukum muamalah dan hukum keluarga dalam Islam.

e)      Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan periode Madinah serta perkembangan Islam di Indonsia dan di dunia.

2)      Pendidikan Kewarganegaraan

a)      Memahami hakekat bangsa dan Negara Kesatuan Repubilik Indonesia.

b)      Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum, peradilan nasional, dan tindakan anti korupsi.

c)      Menganalisis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan, penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun  di luar negeri.

d)     Menganalisis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan NKRI

e)      Menganalisis budaya politik demokrasi, konstitusi, kedaulatan negara, keterbukaan dan keadilan di Indonesia.

f)       Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional.

g)      Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

h)      Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan internasional, regional, dan kerja sama global lainnya.

i)        Menganalisis sistem hukum internasional, timbulnya konflik internasional, dan mahkamah internasional

3)      Bahasa Indonesia

a)      Mendengarkan

Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian berita, laporan, saran, berberita, pidato, wawancara, diskusi, seminar, dan pembacaan karya sastra berbentuk puisi, cerita rakyat, drama, cerpen, dan novel.

b)      Berbicara

Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam kegiatan berkenalan, diskusi, bercerita, presentasi hasil penelitian, serta mengomentari pembacaan puisi dan pementasan drama.

c)      Membaca

Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis teks nonsastra berbentuk grafik, tabel, artikel, tajuk rencana, teks pidato, serta teks sastra berbentuk puisi, hikayat, novel, biografi, puisi kontemporer, karya sastra berbagai angkatan dan sastra Melayu klasik.

d)     Menulis

Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk teks narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, teks pidato, proposal, surat dinas, surat dagang, rangkuman, ringkasan, notulen, laporan, resensi, karya ilmiah, dan berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerpen, drama, kritik, dan esei.

4)      Bahasa Inggris

a)      Mendengarkan

Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, news item, report, analytical exposition, hortatory exposition, spoof, explanation, discussion, dan review, dalam konteks kehidupan sehari-hari.

b)      Berbicara

Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, news item, report, analytical exposition, hortatory exposition, spoof, explanation, discussion, dan review, dalam konteks kehidupan sehari-hari.

 

 

c)      Membaca

Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, news item, report, analytical exposition, hortatory exposition, spoof, explanation, discussion, dan review, dalam konteks kehidupan sehari-hari.

d)      Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, news item, report, analytical exposition, hortatory exposition, spoof, explanation, discussion, dan review, dalam konteks kehidupan sehari-hari.

5)      Matematika

Program IPA

a)    Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya,  menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor, serta  menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah.

b)   Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aturan pangkat, akar dan logaritma, fungsi aljabar sederhana, fungsi kuadrat, fungsi eksponen dan grafiknya, fungsi komposisi dan fungsi invers, persamaan dan pertidaksamaan kuadrat, persamaan lingkaran dan persamaan garis singgungnya, suku banyak, algoritma pembagian dan teorema sisa, program linear, matriks dan determinan, vektor, transformasi geometri dan komposisinya, barisan dan deret, serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.

c)    Menentukan kedudukan, jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan bidang di ruang dimensi tiga serta  menggunakannya dalam pemecahan masalah.

d)   Memahami konsep perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri, rumus  sinus dan kosinus jumlah dan selisih dua sudut, rumus jumlah dan selisih sinus dan kosinus, serta   menggunakannya dalam pemecahan masalah.

e)    Memahami limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri di suatu titik dan sifat-sifatnya, turunan fungsi, nilai ekstrem, integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan trigonometri, serta  menerapkannya dalam pemecahan masalah.

f)    Memahami dan  mengaplikasikan penyajian data dalam bentuk tabel, diagram, gambar, grafik, dan ogive, ukuran pemusatan, letak dan ukuran penyebaran, permutasi dan kombinasi, ruang sampel dan peluang kejadian dan menerapkannya dalam pemecahan masalah.

g)   Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan.

h)   Memiliki kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta mempunyai kemampuan bekerjasama.

Program IPS

a)    Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya,  menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor, serta  menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor.

b)   Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aturan pangkat, akar dan logaritma, fungsi aljabar sederhana, fungsi kuadrat dan grafiknya, persamaan dan pertidaksamaan kuadrat, komposisi dan invers fungsi, program linear, matriks dan determinan, vektor, transformasi geometri dan komposisinya, barisan dan deret, serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.

c)    Menentukan kedudukan, jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan bidang di ruang dimensi tiga serta  menggunakannya dalam pemecahan masalah.

d)   Memahami konsep perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri serta   menggunakannya dalam pemecahan masalah.

e)    Memahami limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri di suatu titik dan sifat-sifatnya, turunan fungsi, nilai ekstrem, integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan trigonometri, serta  menerapkannya dalam pemecahan masalah.

f)    Mengaplikasikan penyajian data dalam bentuk tabel, diagram, gambar, grafik, dan ogive, ukuran pemusatan, letak dan ukuran penyebaran, permutasi dan kombinasi, ruang sampel dan peluang kejadian, dalam pemecahan masalah.

g)   Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan.

h)   Memiliki kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif, serta mempunyai kemampuan bekerjasama.

6)      Fisika

a)      Melakukan percobaan, antara lain merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis, menentukan variabel, merancang dan merakit instrumen, mengumpulkan, mengolah dan menafsirkan data, menarik kesimpulan, serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis.

b)      Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung secara cermat, teliti, dan obyektif.

c)      Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, kekekalan energi, impuls, dan momentum.

d)     Mendeskripsikan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal, fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor.

e)      Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi.

f)       Menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah dan produk teknologi.

7)      Kimia

a)      Melakukan percobaan, antara lain merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis, menentukan variabel, merancang dan merakit instrumen, mengumpulkan, mengolah dan menafsirkan data, menarik kesimpulan, serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis.

b)      Memahami hukum dasar dan penerapannya, cara perhitungan dan pengukuran, fenomena reaksi kimia yang terkait dengan kinetika, kesetimbangan, kekekalan massa dan kekekalan energi.

c)      Memahami sifat berbagai larutan asam-basa, larutan koloid, larutan elektrolit-non elektrolit, termasuk cara pengukuran dan kegunaannya.

d)     Memahami konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam fenomena pembentukan energi listrik, korosi logam, dan pemisahan bahan (elektrolisis).

e)      Memahami struktur molekul dan reaksi senyawa organik yang meliputi benzena dan turunannya, lemak, karbohidrat, protein, dan polimer serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

8)      Biologi

a)      Merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis, menentukan variabel, merancang dan merakit instrumen, menggunakan berbagai peralatan untuk melakukan pengamatan dan pengukuran yang tepat dan teliti, mengumpulkan, mengolah, menafsirkan dan menyajikan data secara sistematis, dan menarik kesimpulan sesuai dengan bukti yang diperoleh, serta berkomunikasi ilmiah hasil percobaan secara lisan dan tertulis.

b)      Memahami keanekaragaman hayati dan klasifikasinya,peranan keanekaragaman hayati bagi kehidupan dan upaya pelestariannya.

c)      Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem, perubahan materi dan energi, serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem.

d)     Memahami konsep sel dan jaringan, keterkaitan antara struktur dan fungsi organ, kelainan dan penyakit yang mungkin terjadi pada sistem organ, serta implikasinya pada sains, lingkungan, teknologi dan masyarakat.

e)      Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, proses metabolisme dan hereditas, evolusi dan implikasinya dengan sains, lingkungan, teknologi dan masyarakat.

f)       Memahami prinsip-prinsip dasar bioteknologi serta implikasinya pada sains, lingkungan, teknologi dan masyarakat.

9)      Sejarah

  •       Kelas X

a)    Memahami ruang lingkup ilmu sejarah.

b)   Menggunakan  prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah.

c)    Menganalisis masa pra-aksara dan masyarakat aksara pada masyrakat Indonesia.

d)   Menganalisis kehidupan awal masyarakat di Indonesia meliputi peradaban awal, asal-usul dan persebaran manusia di wilayah nusantara/Indonesia.

  •       Program IPA

a)    Menganalisis perkembangan masa negara-negara tradisional yang meliputi masa Hindu-Buddha, Islam di Indonesia.

b)   Membandingkan perkembangan masyarakat Indonesia masa penjajahan Hindia-Belanda dan Pemerintahan Pendudukan Jepang.

c)    Menganalisis proses kelahiran dan pertumbuhan nasionalisme di Indonesia.

d)   Merenkonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan sampai dengan periode Demokrasi terpimpin.

e)    Merekonstruksi pergantian pemerintahan masa awal kemerdekaan (1945-1955), Demokrasi terpimpin (1955-1967), ke masa pemerintahan Orde Baru (1967-1998) sampai periode Reforrmasi (sejak 1998 s/d sekarang).

f)    Merekonstruksi perkembangan masyarakat pada masa Orde Baru.

g)   Menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesudah Perang Dunia II sampai dengan pertumbuhan teknologi mutakhir.

  •       Program IPS

a)    Menganalisis  kehidupan awal, peradaban manusia Indonesia dan bangsa-bangsa lain di dunia, serta asal usul dan persebaran manusia di Indonesia.

b)   Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia pada masa Negara tradisional, meliputi perkembangan budaya, agama, dan sistem pemerintahan masa Hindu-Buddha,  masa Islam, proses interaksi antara tradisi lokal, Hindu-Buddha, dan Islam di Indonesia.

c)    Menganalisis  kesejarahan masa kolonial Hindia Belanda (pengaruh Barat) meliputi perubahan ekonomi, demografi, sosial, serta politik dan masa kolonial Jepang yang meliputi perubahan sosial-ekonomi, politik.

d)   Menganalisis pengaruh berbagai revolusi politik dan sosial di dunia (Revolusi Perancis, revolusi Amarika, revolusi Rusia) terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia.

e)    Menganalisis peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945, terbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan lahirnya Undang-Undang Dasar 1945.

f)    Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia mulai masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha, kerajaan-kerajaan Islam, permerintahan colonial Belanda, Inggris, Pemerintahan Pendudukan Jepang, meliputi politik (lahirnya gerakan pendidikan dan nasionalisme), cita-cita terbentuknya Negara merdeka dan sebagainya.

g)   Menganalisis perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan dan persatuan NKRI darii ancaman disintegrasi bangsa, antara lain Peristiwa Madiun 1948, Pemnerontakan DI/TII, Peristiwa PERMESTA, Peristiwa Andi Azis, RMS, PRRI, dan Gerakan G-30-S/PKI.

h)   Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi sampai dengan masa Orde Baru, dan masa Reformasi, meliputi  Masa Pemerintahan Demokrasi Terpimpin (Orde baru, 1945-1967), masa Demokrasi Pancasila (Orde Baru, 1967-1998), dan masa peralihan ke masa Reformasi(1998 –sekarang.

10)  Ekonomi

a)      Menganalisis permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia dan sistem ekonomi.

b)       Mendeskripsikan kegiatan ekonomi produsen, konsumen, permintaan, penawaran dan harga keseimbangan melalui mekanisme pasar.

c)       Mendeskripsikan kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi dalam kaitannya dengan pendapatan nasional, konsumsi, tabungan dan investasi, uang dan perbankan.

d)     Memahami pembangunan ekonomi suatu negara dalam kaitannya dengan ketenagakerjaan, APBN, pasar modal dan ekonomi terbuka.

e)       Menyusun siklus akuntansi perusahaan jasa dan perusahaan dagang.

f)       Memahami fungsi-fungsi manajemen badan usaha, koperasi dan kewirausahaan.

 

 

11)  Geografi

a)      Memahami hakikat, objek, ruang lingkup, struktur, dan pendekatan Geografi.

b)      Mempraktekkan keterampilan dasar peta dan memanfaatkannya dalam mengkaji geosfer.

c)      Memahami pemanfaatan citra dan SIG sebagai wahana memvisualkan geosfer.

d)      Menganalisis dinamika dan kecenderungan perubahan unsur-unsur geosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi.

e)      Memahami pola dan aturan tata surya dan jagad raya dalam kaitannya dengan kehidupan di muka bumi.

f)       Memahami sumber daya alam dan pemanfaatannya secara arif

g)      Menganalisis pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan.

h)      Menganalisis konsep wilayah dan pewilayahan dalam kaitannya dengan perencanaan pembangunan wilayah, pedesaan dan perkotaan, serta negara maju dan berkembang.

12)  Sosiologi

a)      Memahami sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan.

b)      Memahami proses interaksi sosial di dalam masyarakat dan norma yang mengatur hubungan tersebut serta kaitannya dengan dinamika kehidupan social.

c)      Mengidentifikasi kegiatan bersosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian.

d)     Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan anti sosial dalam masyarakat.

e)      Menganalisis hubungan antara struktur dan mobilitas sosial dalam kaitannya dengan konflik sosial.

f)       Mendeskripsikan berbagai bentuk kelompok sosial dan perkembangannya dalam masyarakat yang multikutural.

g)      Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

h)      Menjelaskan hakikat dan tipe-tipe lembaga sosial dan fungsinya dalam masyarakat.

i)         Melakukan penelitian sosial secara sederhana dan mengkomunikasikan hasilnya dalam tulisan dan lisan.

13)  Seni Budaya

Seni Teater

a)    Mengapresiasi dan bereksplorasi teknik olah tubuh, pikiran dan suara

b)   Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater tradisional dan nontradisional dan seni teater kreatif daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat

c)    Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater tradisional dan nontradisional dan seni teater kreatif Nusantara dalam konteks budaya masyarakat

d)   Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater tradisional, dan nontradisional dan seni teater kreatif mancanegara (Non Asia) dalam konteks budaya masyarakat.

14)  Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

a)      Mempraktekkan keterampilan permainan dan olahraga dengan menggunakan peraturan.

b)       Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

c)       Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh, kebugaran jasmani serta aktivitas lainnya.

d)      Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi, senam aerobik, dan aktivitas lainnya.

e)       Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang, permainan, dan keselamatan di air.

f)       Mempraktekkan kegiatan-kegiatn di luar kelas seperti melakukan perkemahan, penjelajahan alam sekitar, mendaki gunung, dan lain-lain.

g)      Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat, mengenal berbagai penyakit, dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV.

15)  Teknologi Informasi dan Komunikasi

a)      Memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi yang ditopang oleh sikap cermat dan menghargai Hak Atas Kekayaan Intelektual.

b)      Menggunakan perangkat pengolah kata, pengolah angka, pembuat grafis dan pembuat presentasi dengan variasi tabel, grafik, gambar, dan diagram untuk menghasilkan informasi.

c)      Memahami prinsip dasar Internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi, berkomunikasi. dan bertukar informasi.

16)  Bahasa Arab

a)      Mendengarkan

Memahami bunyi huruf Hijaiyah dan makna dalam wacana lisan berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari, hobi, dan pekerjaan.

b)      Berbicara

Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari, hobi, dan pekerjaan.

c)      Membaca

Melafalkan huruf Hijaiyah dan memahami makna dalam wacana tertulis berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari, hobi, dan pekerjaan.

d)     Menulis

Menulis huruf Hijaiyah dan mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari, hobi, dan pekerjaan.

  1.     Program Muatan Lokal

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan.

Muatan lokal wajib merupakan muatan lokal yang harus ada dalam satuan pendidikan. SMA Syubbanul Wathon merupakan sekolah yang berada di Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah. Sehingga muatan lokal wajib disesuaikan dengan ketentuan dari Peraturan Gubernur No. 57 tahun 2013 yaitu Bahasa Jawa. Bahasa Jawa menjadi muatan lokal wajb bertujuan untuk memberikan muatan lokal berdasarkan kebutuhan dan budaya daerah yaitu memberikan  wawasan  dan  keterampilan  terhadap  penguasaan  Bahasa  Jawa  sesuai kebutuhan peserta didik dan tuntutan masyarakat lokal, nasional maupun global.

Tabel 2.5. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Bahasa Jawa

Kompetensi

Pencapaian

Mendengarkan

Memahami wacana lisan yang didengar baik wacana sastra maupun nonsastra dalam berbagai ragam bahasa Jawa berupa percakapan, pengumuman, berita, pidato, geguritan, macapat, dan cerita.

Berbicara

Mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan secara lisan, sastra maupun nonsastra dengan menggunakan berbagai ragam dan unggah-ungguh bahasa Jawa, berupa bercerita, berdialog, dan berpidato.

Membaca

Menggunakan berbagai keterampilan dan teknik membaca untuk memahami teks/wacana sastra maupun nonsastra dalam berbagai ragam bahasa Jawa berupa percakapan, pengumuman, berita, pidato, geguritan, macapat, cerita, dan huruf Jawa

Menulis

Melakukan keterampilan menulis baik sastra maupun non sastra dalam berbagai ragam bahasa Jawa untuk mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, perasaan, dan informasi berupa percakapan, pengumuman, berita, pidato, artikel, geguritan, macapat, cerita, dan huruf Jawa.

 

  1.     Kegiatan Pengembangan Diri

Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap pesesrta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Selain itu, kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang diarahkan untuk pengembangan karakter peserta didik yang ditujukan untuk mengatasi persoalan dirinya, persoalan masyarakat di lingkungan sekitarnya, dan persoalan kebangsaan serta pengembangan karir peserta didik.

Sekolah memfasilitasi kegiatan pengembangan diri seperti berikut ini.

  1.        Pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di luar kelas dengan alokasi waktu 2 jam tatap muka, yaitu:

1)      Bimbingan Konseling, mencakup hal-hal yang berkenaan dengan pribadi, kemasyarakatan, belajar, dan karier peserta didik. Bimbingan Konseling diasuh oleh guru yang ditugaskan.

 

Tabel 2.6. Lingkup Kegiatan Bimbingan Konseling

Tujuan Perkembangan

Rumusan Kompetensi

  1.       Mencapai kematangan dalam beriman danbertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

1.1  Memiliki kemantapan keyakinan bahwa bekerja dan pengembangan karir merupakan perintah Tuhan YME

1.2  Memiliki kemantapan keyakinan bahwa bekerja dan mengembangkan  karir dapat meningkatkan kehidupan beragama

1.3  Mampu mewujudkan secara efektif, efisien dan produktif  tentang pengembangan persiapan karir sesuai dengan ajaran agama

  1.       Mencapai kematangan dalam hubungandalam hubungan teman sebaya serta kematangan dalam peranannya sebagai pria atau wanita

2.1  Memiliki kemantapan pemahaman tentang manfaat hubungan teman sebaya dalam pengembangan perencanaan karir tanpa membeda-bedakan kedudukan jenis kelamin tertentu dalam berkarir

2.2  Mampu mewujudkan pentingnya hubungan teman sebaya dalam pilihan karir tanpa membeda-bedakan keudukan jenis kelamin    tertentu dalam berkarir

  1.       Mencapai kematangan pertumbuhan jasmani yang sehat

3.1  Memiliki pemahaman yang mantap tentang pentingnya kondisi yang sehat dalam pengembangan karir

3.2  Memiliki pemahaman yang mantap tentang pentingnya kondisi yang sehat dalam pengembngan karir

2)      Pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di luar kelas (ekstrakurikuler) diasuh oleh guru pembina. Pelaksanaannya secara reguler setiap hari Jum’at,  yaitu:

 

 

 

a)    Pramuka

Tabel 2.7. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Pramuka

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

  1.       Pengembangan spiritual

 

 

 

 

 

 

 

 

  1.       Pengembangan Emosional

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1.       Pengembangan Sosial

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1.       Pengembangan

Intelektual

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1.       Pengembangan Fisik

 Penegak Bantara:

  1.   Mampu mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bernilai  spiritual.
  2.   Mampu  melaksanakan  ibadah  sehari-hari  sesuai  dengan keyakinannya.

Penegak Laksana :

  1.   Mampu  memahami  terhadap  perbedaan keyakinan  yang dianut oleh  orang  lain.
  2.    Mampu  bersikap  konsisten  terhadap  pelaksanaan  agama  yang diyakininya.

Penegak Bantara :

  1. Mampu berkomunikasi dengan orang tua dan teman secara santun.
  2. Mampu  mengendalikan  emosi  dan  berfikir  secara  logis. 
  3. Mampu  menyampaikan pendapat  dan  menerima  perbedaan  pendapat  dengan  tidak  menyinggung  perasaan orang lain.

Penegak Laksana:

  1. Mampu  menyampaikan  gagasan   dalam berbagai bentuk  yang santun.
  2. Mampu berempati terhadap pendapat orang lain

 

Penegak Bantara :

  1.       Mampu mengenal kepribadian orang lain dan  tidak berprasangka buruk.
  2.       Mampu  memimpin  kelompoknya  dan  memberikan  kontribusi  terhadap organisasi sosial lain yang dilakukan secara individu maupun kelompok

 

Penegak Laksana:

  1.       Mampu  memahami  perbedaan  strata   sosial  di  masyarakat.
  2.       Mampu memimpin dan bekerjasama. Mampu menjelaskan prinsip-prinsip hak asasi manusia beserta contoh konkret

.

Penegak Bantara:

  1.       Mampu  memilih  bidang  pengetahuan  yang  diminati  untuk menunjang cita-citanya.
  2.       Mampu membuat kesimpulan, kritik dan saran terhadap hal yang dipelajari.
  3.       Mampu berpartisipasi aktif dalam kegiatan teknologi tepat guna

Penegak Laksana :

  1.       Mampu menambah  pengetahuan  dan  wawasannya.
  2.       Mampu belajar secara sistematis sesuai dengan arah cita-citanya.
  3.       Mampu menceritakan suatu masalah  dengan  sudut  pandang  yang  berbeda. 
  4.       Mampu  mensosialisasikan  teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan masyrakat.

 

Penegak Bantara :

  1.      Mampu  melindungi  kesehatan  dan  menerima  kondisi  fisiknya, memanfaatkannya serta memiliki sportifitas dan kesadaran hidup sehat.

 Penegak Laksana :

  1.       Mampu  menjaga  dan  merawat  kebugaran tubuhnya  sendiri.
  2.       Mampu menjelaskan tentang kesehatan reproduksi dan mampu menggunakan seluruh kemampuan fisiknya untuk hal-hal yang berguna.

 

 

 

b)   Kelompok Ilmiah Remaja (KIR)

Tabel 2.8. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar KIR

             STANDAR KOMPETENSI                                                                                                                                                                                                            

KOMPETENSI DASAR

  1.       Memahami karya ilmiah dengan baik dan benar

1.1  Memahami bahasa ilmiah

1.2  Memahami metode ilmiah

  1.       Membuat karya ilmiah dengan baik dan benar

2.1  Mengatasi permasalahan dengan sistematika sesuai dengan sistematika karya ilmiah

 

c)    Teater

Tabel 2.9. Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar Teater

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

  1.       Mengapresiasi karya seni teater

1.1Mendeskripsikan perkembangan teater tradisional daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat.

1.2Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater tradisionak daerah setempat

1.3Menunjukkan sikap terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater tradisional daerah setempat.

  1.       Mengekspresikan diri melalui seni teater

2.1  Mengeksplorasi teknikolah tubuh, pikirandan suara

2.2  Merancang pergelaran teater tradisional daerah setempat

2.3  Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater

  1.       Perancangan dan pembentukan Tim Produksi

3.1  Eksplorasi teknik olah tubuh, pikiran dan suara sebagai modal keaktoran siswa

3.2  Merancang pergelaran teater dengan pembentukan tim produksi yang hendak dipergelarkan secara kelompok

  1.       Pelaksanaan pergelaran teater produksi perdana

4.1  Mengakomodir dan mengaplikasikan tugas dan tanggung jawab siswa terhadap perannya dalam tim produksi

4.2  Mengevaluasi di setiap kegiatan dan memecahkan bersama setiap permasalahan yang berkaitan dengan jalannya produksi pergelaran

4.3  Menekankan pada siswa tentang kerja kolektif dalam berteater

  1.       Mempersiapkan promosi pergelaran dan manajemen produksi teater

5.1  Mempersiapkan promosi pergelaran dan manajemen produksi teater bersifat eksternal ditujukan kepada publik guna memperkenalkan keberadaan teater yang hendak dipergelarkan

5.2  Persiapan pemasaran produksi dari teater yang hendak dipergelarkan dengan penjualan tiket kepada publik .

5.3  Kerjasama tim yang perlu ditekankan bagi siswa

  1.       Pelaksanaan Produksi dan pemasaran pergelaran teater

6.1  Pelaksanaan produksi berkaitan dengan intensitas latihan bagi actor/aktris guna persiapan pergelaran

6.2  Pelaksanaan promosi dan pemasaran produksi pergelaran oleh siswa yang bertanggung jawab dalam seksi bidang promosi dan pemasaran

6.3  Pelaksanaan pergelaran teater sebnagai konsumsi apresiasi public yang jelas dipersiapkan

6.4  Kerja sama Tim akan kesadaran dan tugas dan perannya masing-masing sangat menentukan kualitas dan kesempurnaan pergelaran

  1.       Mengapresiasi hasil karya seni teater

7.1  Mengapresiasi hasil karya teater anak kelas XI, untuk didiskusikan dalam bentuk sarasehan.

7.2  Mengapresiasikan dan membedah isi naskah barsama-sama untuk tujuan pemahaman isi dan kupasan filosofi

7.3  Menunjukkan sikap kreatif dalam berfikir dan mengemukakan pendapat

  1.       Menganalisa hasil karya seni teater

8.1  Menganalisa hasil karya teater anak kelas XI,  untuk didiskusikan dalam bentuk sarasehan.

8.2  Mengulas naskah yang dibuat masing-masing siswa untuk dipertanggung jawabkan kualitas dan isinyapada forum kelas.

8.3  Mengajak anak berani berpendapat serta mempertahankan hasil karya.

  1.       Apresiasi karya akhir dan teknik penyutradaraan

9.1  Apresiasi dan analisa secara keseluruhan pertanggungjawaban terhadap naskah hasil karya dari masing-masing siswa

9.2  Teknik penyutradaraan dan pengorganisasian sebagai bekal keilmuan

 bagi anak-anak selepas dari sekolah

 

 

 

 

d) Desain grafis

Tabel 2.10. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Desain Grafis

             STANDAR KOMPETENSI                                                                             &