Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2021 MA Nurul Ummah Kotagede

Tanggal: Senin / 13 Desember 2021
penilaian-kinerja-kepala-madrasah-pkkm-tahun-2021-ma-nurul-ummah-kotagede

Jumat pagi, 10 Desember 2021 bertempat di Aula Bersama MANU dilaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) oleh tim penguji dari para pengawas pendidikan MANU, yakni Ibu Murtinah, S.Pd., M.A., dan Ibu Ratini S.Pd.I. dari institusi Kementrian Agama Kota Yogyakarta. Kegiatan dimulai pukul 8.00 WIB dengan didahului rangkaian acara pembukaan.

 

Pada kesempatan PKKM kali ini diikuti oleh Kepala Madrasah Aliyah Nurul Ummah, Ibu Fatna Susan Sindarus, M.Sc. dan segenap jajaran Waka bidang kurikulum, Waka bidang Kesiswaan, Waka bidang Sarpras, dan Waka bidang keasramaan, serta Bendahara Madrasah. Dalam sesi acara pembukaan, Ibu Fatna menyampaikan, “Kegiatan PKKM ini baru kami laksanakan yang kedua kali, di mana tahun pertama dilaksankana setahun lalu. Karenanya kami memohon maaf apabila nanti dalam pengujian masih ditemukan kekurangan”. Adapun perwakilan dari tim penguji, yakni Pengawas Pendidikan Kementrian Agama Kota Yogyakarta dalam hal ini diwakili oleh Ibu Murtinah menyampaikan sambutannya, “PKKM ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang bertujuan untuk evaluasi dan pembimbingan, pembinaan, serta pembenahan kinerja Kepala Madrasah. Apabila masih banyak kekurangan bukan berarti Kepala Madrasah tidak menjalankan kinerjanya dengan baik, tetapi ini merupakan PR bersama. PPKM intinya adalah evaluasi dan pembenahan kinerja kepala madrasah selama satu tahun”.

 

Adapun poin-poin yang disorot dalam pengujian kali ini ada enam bidang, yakni pertama, Kepribadian dan Sosial. Kedua, Usaha Pengembangan Madrasah. Ketiga, Pelaksanaan Tugas Manajerial. Keempat, Pengembangan Kewirausahaan. Kelima, Supervisi Kepada Guru dan Tenaga Kependidikan. Terakhir keenam, Hasil Kinerja Kepala Madrasah. Secara garis besar terdapat peningkatan signifikan. Terutama dalam hal fisik dan ketertiban. Misal adanya penataan ruangan yang baru dan tertib dengan menempatkan ruang guru, ruang TU, dan ruang pengelola madrasah dalam satu lantai di lantai dua sehingga sirkulasi komunikasi dan koordinasi lebih terlaksana dengan optimal. Penataan ruangan perpustakaan terpadu dan Aula Utama sebagai ruang serbaguna. Selain itu juga terdapat wardrobe baru bertuliskan identitas madrasah di sisi tengah halaman utama dan telah dilaksanakannya perbaikan dan pengadaan inventaris baru meja kursi dan hal semacamnya.

 

Terkait dengan peningkatan kinerja dalam hal nonfisik adalah tertibnya pelaksanaan kegiatan pendidikan dan belajar mengajar sebagaimana yang diprogramkan oleh madrasah. Hal ini kurang lebih ditandai dengan adanya pengelolaan dari sisi manajemen, sistem pengelolaan keuangan dari Bendahara madrasah yang relatif baik dan tidak mendapatkan kendala yang berarti, lalu yang menjadi program baru adalah penambahan struktur jabatan Waka bidang Keasramaan/Kepesantrenan yang dijabat oleh Bapak Adriek N. Maftuhie sehingga seluruh kegiatan peserta didik yang ada di asrama pesantren telah terintegrasi dengan kurikulum madrasah. Hal tersebut berdampak pada kondusivitas kegiatan belajar mengajar di madrasah.

 

Sementara hal lain terkati ketertiban para siswa di dalam melaksanakan kegiatan belajar di madrasah adalah sinergitas yang dilakukan oleh madrasah dengan pengurus IPNU dan IPNNU Komisariat MANU, di mana ada pengkoordinasian yang optimal terkait penertiban peserta didik mengikuti seluruh kegiatan belajar di MANU, baik pengkondisian/pengorganisasian rutinitas apel pagi dengan pembacaan Asmaul Husna dilanjut dengan Kultum maupun pengkondisian lalaran Nahwu setiap akan memasuki kegiatan belajar usai jamaah Dhuhur. Kerja sama dan sinergitas madrasah dengan program IPNU-IPPNU dalam hal ketertiban pembiasaan dan penanaman karakter siswa ini memperlihatkan dampak positifnya, yaitu siswa tertib dan tidak ada yang bolos, semua mengikuti lalaran baik pagi maupun siang, pembagian makan siang oleh madrasah dikoordinir sendiri oleh IPNU-IPPNU bagian akomodasi, sampai penyelenggaraan kegiatan lomba-lomba atau ekhibisi yang mewadahi kreativitas siswa juga terjalin dengan baik.

 

Sementara itu aktivitas lain dalam bidang pendidikan dan pembelajaran melalui tertib administrasi guru dan kondusivitas kegiatan KBM, ditandai dengan tidak adanya jam kosong dan ruang kelas kosong karena karena menerapkan sistem “guru badal ngajar”. Juga terkoordinasi dengan baik melalui para guru piket harian dan piket jabatan struktural yang bersinergi dan koordinatif.

 

Pada sesi penutupan PKKM ini, baik Ibu Ratini dan Ibu Murtinah menyampaikan bahwa secara umum sudah terdapat peningkatan kinerja secara signifikan dibandingkan dengan sebelumnya. Hanya saja masih terdapat kekurangan di antaranya adalah ketertiban beberapa administrasi yang masih belum sempurna dan dapat disempurnakan di waktu yang akan datang. (AS)

ma-nurul-ummah

www.manu.sch.id, Disclaimer, Privacy. Developed By JogjaSite

Email: admin@manurulummah.com

Jalan Raden Ronggo KG II/982 Prenggan Kotagede Yogyakarta 55172. Telp. (0274) 377174